Cafe Shisha di Jakarta

Keunikan Cafe Shisha Di Jakarta

Cafe shisha di Jakarta jelas berbeda dengan shisha zaman dahulu. Shisha pada mulanya identik dengan sesuatu hal yang berkaitan dengan minuman yang memabukkan. Namun untuk saat ini shisha itu sendiri telah mengalami modifikasi, sehingga menjadi bentuk suguhan utama yang banyak disediakan di cafe-cafe atau pun restoran tertentu, seperti halnya yang dilakukan pada salah satu cafe yang berlokasi  di kawasan kemang ini, yaitu Shisha cafe.
Di cafe yang satu ini ada sekitar 30 varian rasa shisha yang ditawarkan olehnya bagi para pelanggan. Dimulai dari rasa buah-buahan seperti halnya apel, anggur, strawberry, kemudian jeruk, dan berbagai macam varian rasa lainnya. Sementara itu untuk rasa favorit justru dimenangkan oleh vanila, cokelat serta cappucino.
Mochamad Naqib Alkaff adalah sosok dibalik keberadaan cafe shisha ini. Sebagai pemilih cafe, beliau menjamin tingkat kebersihan dari berbagai macam produk shisha yang ditawarkan olehnya. Bahkan untuk setiap unit dengan harga Rp 45 ribu yang ditawarkannya pun juga disediakan pipa yang berbeda antara satu dengan lainnya. Pipa-pipa yang telah digunakan untuk mencicipi shisha itu pun akan langsung dibuang dan tidak digunakan kembali. Hal ini berkaitan dengan tingkat kebersihan shisha yang dikonsumsi oleh para pelanggannya agar selalu berada dalam keadaan yang terjaga dan bersih.
Namun shisha itu sendiri sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi apabila perut yang anda miliki masih berada dalam keadaan kosong. Bagi anda yang ingin menikmati shisha dengan beberapa varian rasa yang beragam, maka anda pun tinggal mengunjungi shisha cafe yang mana tersebar di kawasan kemang, menteng serta Cilandak Town Square, di sana lah anda bisa merasakan bagaimana varian rasa dari shisha yang berkualitas dengan nuansa khas ala Timur Tengah yang semakin mendukungnya. Untuk setiap pemesanan shisha, cafe tersebut juga telah menyediakan buffet yang mana dapat anda jadikan sebagai tempat untuk menikmati shisha dengan lebih leluasa.
Dengan kisaran harga di bawah Rp 100 ribu, maka anda pun sudah dapat menikmati beberapa varian makanan lainnya pula yang kebanyakan diantaranya justru terdiri dari menu khas timur tengah, khususnya jenis makanan Lebanon yang mana terdiri dari berbagai macam rempah-rempah alami. Namun  anda tidak perlu merasa khawatir, karena shisha café juga menyediakan menu makanan standar khas orang indonesia pada umumnya.
Sementara itu, untuk hidangan primadona yang dimiliki oleh cafe yang satu ini justru ditunjukkan dengan kehadiran shawarma, yaitu menu makanan dari irisan daging sapi. Menu makanan yang satu ini dimarinasi dengan menggunakan susu asam sebelumnya. Tidak hanya itu saja, untuk jenis makanan khas lebanon pun bisa nada nikmati dengan mudah, seperti halnya menu Lahma Mashwi yang merupakan jenis makanan dari bahan betis kambing dan kemudian dimasak dengan cara dipanggang menggunakan rempah-rempah dari kawasan timur tengah. Jenis makanan yang satu ini umumnya disajikan dengan mashed potato dan juga beberapa bagian dari salad segar.
Selain beberapa jenis menu makanan utama yang telah disebutkan pada bagian di atas tadi, anda juga bisa menikmati minuman khas dari kawasan lebanon. Minuman tersebut adalah teh sahara serta jallab yang mana berasal dari sari buah kurma asli. Bagi anda yang ingin merasakannya cobalah untuk datang ke shisha cafe yang tentunya sangat nyaman untuk dijadikan sebagai tempat tongkrongan unik dengan nuansa khas Timur Tengah yang tidak membosankan pandangan mata anda, utamanya suasana Cafe shisha di Jakarta pada waktu malam hari

Share This Post